Cara Agar Pohon Karet Memproduksi Banyak Getah

Di Tanaman Tani 90 views

Ada beberapa cara agar pohon karet memproduksi banyak getah. Cara ini dapat membantu pohon karet agar memproduksi banyak getah atau lateks. Pohon karet merupakan tanaman asli Amerika Selatan tropis tetapi sekarang dibudidayakan di banyak negara tropis dan terutama di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Tanaman ini menghasilkan lateks, getah berwarna seperti susu yang berasal dari kulit kayu dan digunakan dalam produksi karet.

Lateks sudah sejak lama digunakan oleh suku Aztec untuk membuat pakaian dan sepatu mereka kedap terhadap air.

Saat ini sebagian besar karet  dihasilkan dari pohon yang ditanam di perkebunan di Asia dan sedikit di Afrika. Karet saat ini merupakan salah satu produk alam selain minyak bumi. Konsumsi keduanya terus meningkat. Cina adalah konsumen utama secara global.

Berikut ini adalah cara agar pohon karet memproduksi banyak getah yang dihimpun oleh redaksi IndoGado.

Produksi Getah atau Lateks

Kulit pohon karet memiliki pembuluh laktiferus (tabung kecil) yang menghasilkan cairan susu lateks/getah. Untuk mendapatkan lateks, dibutuhkan serangkaian penyayatan kecil (dengan dalam sekitar 4 mm) harus dilakukan secara spiral di sekitar kulit kayu. Metode ini lazim disebut sebagai penyadapan.

Sayatan harus cukup dalam untuk memotong pembuluh lateks tetapi cukup dangkal agar tidak merusak batang pohon lebih dalam dan mempengaruhi pertumbuhannya. Sayatan kecil membentuk spiral dibuat dengan sudut 25° sampai 30° di sekitar batang.

Di ujung potongan spiral para pekerja (penyadap) menempelkan cangkir kecil. Susu lateks mengalir di sepanjang potongan ke saluran dan jatuh ke dalam cangkir.

Penyadapan dimulai setelah 5-7 tahun penanaman baru. Untuk mendapatkan panen yang baik, penyadap menyadap pohon di pagi hari saat aliran lateks paling banyak. Pohon-pohon meneteskan lateks selama sekitar 4 jam.

Mereka kemudian berhenti saat lateks menggumpal secara alami pada potongan sadapan, sehingga menghalangi tabung laktifer dari kulit kayu. Selama waktu ini para pekerja akan beristirahat dan makan dan kemudian mereka akan kembali sekitar tengah hari untuk mengambil lateks. Proses ini akan diulang setelah dua atau tiga hari pada pohon yang sama.

Setelah 7 tahun ketika semua kulit kayu disadap, prosesnya penyadapan dimulai dari awal lagi. Hal ini dapat dilakukan tiga kali, jadi setelah sekitar 30 tahun jika diperlukan lebih banyak karet, saatnya untuk menanam pohon karet baru.

Nah, agar penyadapan karet bisa lebih maksimal, maka ada baiknya Anda membaca ulasan tentang cara agar pohon karet memproduksi banyak getah berikut ini.

Cara Agar Pohon Karet Memproduksi Banyak Getah/Lateks

Para petani atau pemilik lahan perkebunan karet ada baiknya mengenal beberapa cara agar pohon karet memproduksi banyak getah atau lateks.

Lakukan penyadapan di pagi hari

Produksi lateks/getah pada pohon karet sangat dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, dan intensitas sinar matahari. Saat suhu dan intensitas sinar matahari turun, maka pohon karet akan memproduksi lebih banyak lateks. Oleh karena itulah, penyadapan yang di lakukan pagi hari sebelum matahari terbit akan menghasilkan getah atau lateks dalam jumlah lebih banyak.

Hindari penyadapan saat cuaca akan turun hujan

Saat turun hujan dan proses penyadapan telah dilakukan, maka lateks yang terkumpul dalam tempat penampungan akan tercampur dengan air. Hal ini akan membuat kualitas karet yang dikumpulkan menurun dan karet akan sulit membeku dengan sendirinya.

Berikan pupuk secara berkala

Investasi pada pupuk tidak membutuhkan banyak alokasi keuangan, karena harga pupuk untuk karet cukup terjangkau. Pupuk yang umum digunakan pada tanaman karet adalah pupuk urea, SP-36, KCl dan kieserit/dolomit. Berdasarkan penelitian akademis, pupuk etilen (biasanya disebut sebagai perangsang bunga atau buah) juga mampu meningkatkan produksi lateks secara signifikan.

Pemberian pupuk bisa dilakukan setiap enam bulan sekali pada awal musim hujan. Caranya cukup gampang, cukup buat galian kecil sedalam kurang lebih 5 cm di sekitar pohon karet, kemudian tutup kembali dengan tanah. Biarkan air hujan melarutkan pupuk ini secara alami.

Hindari menyadap di musim kemarau

Saat musim kemarau tiba, maka sebagian besar daun pada pohon karet akan rontok. Hal ini merupakan proses alami, dimana pohon mempersiapkan diri untuk menghadapi musim kemarau yang curah hujannya rendah. Seiring dengan rontoknya daun, produksi lateks atau getah karet juga akan menurun secara drastis.

Di Vietnam atau Kamboja, biasanya petani karet akan menghentikan proses penyadapan pada musim kemarau, karena penyadapan hanya akan “menyiksa” pohon. Mereka membiarkan pohon “beristirahat” dan menyembuhkan diri selama 2 – 3 bulan pada saat musim kemarau.

Demikianlah sedikit tips tentangcara agar pohon karet memproduksi banyak getah karet atau lateks. Semoga bermanfaat bagi Anda yang memiliki atau mengelola perkebunan karet.

Tags: #karet #komoditas #lateks #pertanian

Untung Besar! Menanam Pepaya California Agar Berbuah Lebat
Menanam Pepaya California Agar Berbuah Lebat –
Cara Mudah Menanam Kopi dari Biji Hingga Tumbuh Subur
Tanaman kopi adalah tanaman biji-bijian yang memiliki
5 Teknik Budidaya Bawang Dayak Dalam Polybag, Anti Gagal!
Teknik Budidaya Bawang Dayak Dalam Polybag –
Cara Budidaya Tanaman Umbi Porang Yang Menguntungkan
Tanaman porang, sebenarnya adalah tanaman jenis umbi-ubian

Tinggalkan pesan "Cara Agar Pohon Karet Memproduksi Banyak Getah"


Top