Tips Budidaya Tanaman Bunga Teratai Air Tawar

Di Tanaman Hias 71 views

Bagi kalian yang pernah tinggal di daerah yang banyak danau air tawar pastinya tidak asing lagi dengan tanaman hias bunga teratai. Teratai sendiri adalah salah satu tanaman hias yang sangat gampang sekali untuk di budidayakan.

Hidup bunga teratai memang tergantung pada air dan juga lumpur yang menyangga akarnya. Bahkan tanaman teratai adalah jenis tanaman liar yang sangat mudah berkembang biak di alam bebas.

Namun begitu, untuk saat ini banyak sekali dari mereka yang menanam tanaman teratai hanya untuk hiasan taman dan juga kolam-kolam kecil yang ada di halaman rumah.

Salah satu alasan yang membuat orang banyak sekali menanam teratai pada kolam hias, jika tumbuhan teratai tersebut berbunga, maka bunga teratai tersebut sangat indah dan sangat menarik sekali. Sehingga pada saat ini banyak sekali yang mencari bibit teratai untuk dijadikan tanaman hias.

Namun masih banyak dari mereka yang bingung bagaimana cara menanam bibit bunga dan pohon teratai agar bertahan hidup sampai dengan berbunga tentunya. Berikut cara yang tepat untuk merawat bunga teratai agar bisa berbunga indah.

Cara Menanam Bibit Bunga Teratai

 

1. Siapkan Kolam Atau Bak Penampungan Air Yang Agak Besar

Siapkan kolam atau bak penampungan air yang agak lebar, karena bunga teratai sendiri akan susah hidup ketika media seperti kolam ataupun bak sangat kecil.

Hal ini dikarenakan jumlah oksigen yang terkandung di dalam air sangat tidak mungkin untuk membuat bunga teratai itu sendiri tumbuh.

Jadi siapkan saja kolam atau bak plastik yang agak lebar agar teratai bisa tumbuh subur.

2. Siapkan Air dan Lumpur

 

Walaupun kita sering melihat tanaman teratai mengapung di atas air. Namun pada kenyataannya akar teratai itu tidak akan bisa menjalar ketika tidak ada lumpur yang mengendap pada air.

Sehingga lumpur masih tetap di butuhkan untuk penanaman bibit bunga teratai agar bisa tumbuh dengan maksimal.

Adapun komposisi air dan lumpur jika menanam bibit teratai dari biji biasanya; Lumpur 70% + Air 30%. Komposisi ini cocok jika kamu ingin menanam bibit taratai dari bijinya. Usahakan jangan terlalu banyak air, jika terlalu banyak air maka biji tersebut akan tidak mau menumbuhkan tunasnya.

Komposisi Menanam Bunga Teratai dengan tunas biasanya; Lumpur 20% + Air 80%. Hal ini sangat berbeda dengan bibit biji. Bibit tunas sendiri adalah bibit teratai yang sudah tidak berbentuk biji dan mulai mengeluarkan sedikit akar sertang batang tunasnya yang masih kecil.

3. Menjemur di Bawah Terik Matahari

Banyak dari mereka yang ingin menanam bunga teratai pada kolam hias, namun tidak berlangsung lama kemudian bunga teratai itu mati atau tidak tumbuh sama sekali.

Hal tersebut dikarenakan bibit teratai yang tidak mendapatkan cukup sinar matahari. Misalnya kolam hias yang berada di dalam rumah, kolam tersebut tidak cocok di tanamkan bibit bunga teratai karena di dalam ruangan biasanya tidak ada sinar matahari yang terik.

Sedangkan kriteria tanaman teratai agar bunganya cepat tumbuh dan mekar salah satunya memang di jemur di terik matahari. Begitu juga dengan bibit yang masih berbentuk biji dan juga tunas.

Jika hal diatas di lakukan dengan benar maka bibit bunga teratai akan tumbuh subur kemudian menimbulkan bunga mekar yang indah sekitar 2 mingguan saja. Dengan begitu kolam hias yang ada di taman rumah akan terlihat lebih berwarna karena mekarnya bunga teratai yang sangat indah.

6 Jenis Sukulen Yang Mudah Di Rawat Dalam Ruangan
Jenis Sukulen Yang Mudah Di Rawat Dalam
4 Rahasia Merawat Pucuk Merah Agar Cepat Berdahan?
Bagaimana Merawat Pucuk Merah Agar Cepat Berdahan?

Tinggalkan pesan "Tips Budidaya Tanaman Bunga Teratai Air Tawar"


Top